Pengertian Kebijakan Kesehatan

Written By Lencir Kuning on Sunday, January 20, 2013 | 7:00 PM

Pengertian Kebijakan dan Sistem Kesehatan

Sistem Kesehatan menurut WHO : Sistem Kesehatan adalah semua kegiatan yang tujuan utamanya untuk meningkatkan, mengembalikan dan memelihara kesehatan. Cakupannya meliputi Formal Health services yang mencakup pula : Promosi Kesehatan, Pelayanan kesehatan oleh tenaga medik profesional, Pengobat tradisional, Pengobatan Alternatif.Pendekatan Sistemik yang biasa digunakan ada dua cara yaitu : (1) identifikasi komponen pembentuk sistem; dan (2) menganalisis interconnection, saling keterkaitan antar komponen dalam pola tertentu.

Tujuan dan Indikator Sistem Kesehatan menurut Roberts dkk (2007), antara lain 1. Status Kesehatan; 2. Perlindungan Resiko; 3. Kepuasan Publik

Status Kesehatan
  • Secara tradisional ukuran status kesehatan: AKB, AKI, dan AKBA
  • Akhir‐akhir ini: berkaitan dengan beban penyakit (misalnya DALY) mencakup morbiditas maupun mortalitas
  • Penyakit kronis yang semakin meningkat menjadi beban baru bagi sistem pelayanan kesehatan.
  • Kelayakan juga penting—apa yang bisa dilakukan (nilai tolok ukur)
Kepuasan Masyarakat
  • Dapat diukur melalui survei penduduk yang dirancang baik
  • Secara tipikal dipengaruhi oleh kualitas pelayanan, akses dan pembayaran tunai
  • Bisa sesuai atau tidak sesuai dengan pelayanan yang costeffective misalnya, pasien meminta resep yang tidak cocok)
  • Juga terkait dengan pertimbangan pemerataan
Perlindungan terhadap Risiko
  • Setiap tahunnya, ada sebagian penduduk yang mengeluarkan biaya pelayanan kesehatan yang tinggi
  • Tanpa perlindungan, bisa jatuh miskin atau mendapat pelayanan yang kurang
  • Masalahnya menjadi lebih buruk bagi mereka yang berpenghasilan rendah
  • Dapat dihindari melalui asuransi atau sektor publik yang efektif dan hampir bebas biaya.
Berbagai fungsi dalam Sistem Kesehatan (WHO 2000)
  • Regulasi/stewardship
  • Pembiayaan
  • Pelaksanaan kegiatan kesehatan
  • Pengembangan SDM dan sumber daya lain
Kebijakan Kesehatan
  • Kebijakan (Policy): Sejumlah keputusan yang dibuat oleh mereka yang bertanggung jawab dalam bidang kebijakan tertentu
  • Kebijakan Publik (Public Policy): kebijakan – kebijakan yang dibuat oleh pemerintah atau negara
  • Kebijakan Kesehatan (Health Policy): Segala sesuatu untuk mempengaruhi faktor – faktor penentu di sektor kesehatan agar dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat; dan bagi seorang dokter kebijakan merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan layanan kesehatan (Walt, 1994.
Pentingnya Kebijakan kesehatan :
  • Sektor kesehatan merupakan bagian penting perekonomian di berbagai negara
  • Kesehatan mempunyai posisi yang lebih istimewa dibanding dengan masalah sosial yang lainnya
  • Kesehatan dapat dipengaruhi oleh sejumlah keputusan yang tidak ada kaitannya dengan pelayanan kesehatan (misal: kemiskinan, polusi)
  • Memberi arahan dalam pemilihan teknologi kesehatan
Segitiga Analisis Kebijakan terdiri dari : 1. Konteks 2. Aktor/ pelaku yang terdiri dari Individu dan Organisasi dan isi/ Konten Proses

Keuntungan Analisis Kebijakan
  • Kaya penjelasan mengenai apa dan bagaimana hasil (outcome) kebijakan akan dicapai
  • Piranti untuk membuat model kebijakan di masa depan dan mengimplementasikan dengan lebih efektif
Contoh penggunaan Analisis Kebijakan
  • Kasus: Kebijakan Tarif RS untuk meningkatkan efisiensi di pelayanan kesehatan
  • Konteks: kondisi ekonomi, ideologi, dan budaya
  • Konten/ Isi: Apa tujuan yang ingin dicapai?Apakah ada pengecualian?
  • Aktor/ Pelaku: Siapa yang mendukung dan menolak kebijakan tarif RS?
  • Proses : Pendekatan Top‐ Down? Dan bagaimana kebijakan ini akan dikomunikasikan
Faktor Kontekstual yang Mempengaruhi Kebijakan
  • Faktor situasional: Faktor yang tidak permanen atau khusus yang dapat berdampak pada kebijakan (contoh: kekeringan)
  • Faktor struktural: bagian dari masyarakat yang relatif tidak berubah (misal: sistem politik)
  • Faktor Budaya: Faktor yang dapat berpengaruh seperti hirarki, gender, stigma terhadap penyakit tertentu
  • Faktor Internasional atau eksogen: faktor ini menyebabkan meningkatnya ketergantungan antar negara dan mempengaruhi kemandirian dan kerja sama internasional dalam kesehatan.

Proses Penyusunan Kebijakan
  • Identifikasi Masalah dan Isu
  • Perumusan Kebijakan
  • Pelaksanaan Kebijakan
  • Evaluasi Kebijakan
Menggunakan Segitiga Kebijakan Kesehatan. Segitiga kebijakan kesehatan digunakan untuk memahami kebijakan tertentu dan menerapkan untuk merencanakan kebijakan khusus dan dapat bersifat : Retrospektif (meliputi evaluasi dan monitoring kebijakan) dan Prospektif (Memberi pemikiran strategis, advokasi dan lobi kebijakan)

Berlangganan Artikel Kesmas Disini

 
berita unik