Seri Penyakit Tidak Menular

Written By Lencir Kuning on Thursday, May 28, 2015 | 8:26 PM


Faktor Risiko, Gejala, dan Cara Pencegahan Beberapa Penyakit penyakit Jantung dan Pembuluh Darah 


PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK)
Penyakit jantung koroner adalah penyakit jantung yang terjadi akibat penyempitan pembuluh darah koroner dan dapat menyebabkan serangan jantung

Faktor Risiko
  1. Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi : Umur, Jenis kelamin, Riwayat keluarga
  2. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi : Hipertensi, Diabetes melitus,Dislipidemia (metabolisme lemak tidak normal yang ditandai dengan gangguan pada satu atau lebih fraksi lemak darah terukur),-Obesitas/kegemukan,Kura ng aktivitas fisik, Pola makan tinggi lemak dan rendah serat,Merokok,-Konsumsi minuman beralkohol,Stres
Gejala dan Tanda
  1. Rasa tertekan seperti ditimpa beban berat , rasa sakit, terjepit, atau terbakar di dada
  2. Nyeri ini menjalar ke seluruh dada, bahu kiri, lengan kiri, punggung (di antara kedua belikat), leher dan rahang bawah ,terkadang di ulu hati sehingga dianggap sakit maag
  3. Dirasakan seperti tercekik atau rasa sesak
  4. Lamanya 20 menit bahkan lebih.
  5. Disertai keringat dingin, rasa lemah, berdebar
Pertolongan Pertama, dengan memanggil dokter atau segera bawa ke puskesmas/rumah sa kit terdekat.
Pencegahan, dengan mengurangi dan memodifikasi faktor risiko dengan:
  1. Tidak merokok
  2. Olahraga/aktifitas fisikteratur
  3. Pola makan sehat dan seimbang : rendah garam dan lemak, tinggi serat (sayur dan buah)
  4. Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin : pemeriksaan tekanan
  5. darah, laboratorium darah, rekam jantung (EKG), foto rontgen dada
PENYAKIT JANTUNG REMATIK
Merupakan penyakit jantung akibat radang tenggorokan yang disebabkan oleh kuman Streptokokus 13 hemolitikus grup A yang tidak mendapat pengobatan optimal

Gejala dan Tanda
•    Sering radangtenggorokan
•    Demam tinggi
•    Sesak nafas
•    Berdebar-debar
•    Pembengkakan yang berpindah-pindah pada sendi-sendi besar
•    Benjolan di bawah kulit
•    Bercak-bercak merah pada kulit

Pengobatan dan Pencegahan
a.    Mengobati radangtenggorokan sampai sembuh
b.    Menjaga kebersihan mulut dan gigi

PENYAKIT JANTUNG HIPERTENSI
Penyakit jantung yang diakibatkan karena hipertensi atau tekanan darah tinggi (> 140/90 mmHg). Kondisi ini terjadi akibat peningkatan tekanan darah secara terus menerus menyebabkan Jantung bekerja keras, membesar dan akhirnya terjadi payah jantung

Faktor Risiko
Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi : Umur, Jenis kelamin, iwayat keluarga
Faktor risiko yang dapat dimodifikasi :
  • Hipertensi
  • Diabetes melitus
  • Dislipidemia (metabolisme lemak tidak normal yang ditandai dengan gangguan pada satu atau lebih fraksi lemak darah terukur)
  • Obesitas/kegemukan
  • Kurang aktivitas fisik
  • Pola makan tinggi lemak dan rendah serat
  • Merokok
  • Konsumsi minuman beralkohol
  • Stres
Gejala dan Tanda
  1. Sesak nafas terutama pada saat aktifitas
  2. Bila penyakit jantung memberat sesak napas dapat terjadi meskipun tidak melakukan aktifitas
  3. Nyeri dada
  4. Pada Pemeriksaan Foto Rontgen dada tampak pembesaran jantung (cardiomegali)
Pengobatan, dengan pemberian secara teratur dengan obat anti hipertensi, Sedangkan pencegahan dengan :
  1. Mengurangi dan memodifikasi faktor risiko dengan : Tidak merokok; Pola makan sehat dan seimbang: rendah garam dan lemak, tinggi serat (sayur dan buah); Olah raga/aktifitas fisik secara teratur
  2. Memeriksa dan mengontrol tekanan darah secara teratur
PENYAKIT PEMBULUH DARAH TEPI
Merupakan suatu kelainan klinis akibat adanya penyempitan atau sumbatan pada pembuluh darah perifer di tangan atau kaki.

Faktor risiko: Merokok, Hipertensi, Obesitas, Dislipidemia (metabolisme lemak tidak normal yang ditandai dengan gangguan pada satu atau lebih fraksi lemak darah terukur), Diabetes Mellitus

Gejala dan tanda
  1. rasa nyeri, kram, baal, atau letih pada otot yang muncul dalam penggunaan otot untuk aktivitas
  2. membaiksaat istira hat, biasanya setelah 2-5 menit
Pencegahan :
  1. Tidak merokok
  2. Periksa kesehatan secara rutin
  3. Mengontrol faktor risiko seperti hipertensi, obesitas, dislipidemia, dan diabetes mellitus
  4. Makan makanan bergizi seimbang, tinggi serat dan rendah lemak
  5. Lakukan aktifitas fisik 30 menit setiap hari
  6. Tidak merokok
  7. Mengelola stress
  8. Berobat teratur (Hipertensi, Diabetes, Penyakit Paru, Hiperkolesterol, Aritmia)
  9. Kebersihan lingkungan dapat mencegah peny.Jantung paru dan PenyakitJantung rematik
  10. Wanita hamil jaga kesehatan, cukup gizi, obat yg diminum setahu dokter, antenatal care.
  11. Diet yang baik untukjantung;Garam (natrium klorida); Batasi sampai < 6 gram (1 sendokteh) per hari; Kurangi garam saat memasak; Membatasi makanan olahan dan cepat saji; Buah-buahan dan sayuran'  5 porsi (400-500 gram) buah-buahan dan sayuran per hari (1 porsi setara dengan 1 buah jeruk, apel, mangga, pisang atau 3 sendok makan; sayuran dimasak; Makanan berlemak; Batasi daging berlemak, lemak susu dan minyak goreng (< 2 sendok makan perhari); Ganti sawit dan minyak kela pa dengan zaitun, kedelai, jagung, lobak atau minya k flower; Ganti daging lainnya dengan ayam (tanpa kulit)
PENYAKIT PEMBULUH DARAH OTAK (STROKE)

Stroke merupakan keadaan gawat darurat, Disebut sebagai "serangan otak", disebabkan oleh kurangnya aliran darah yang mengalir ke otak yang terkadang menyebabkan pendarahan di otak. Aliran darah ke daerah otak terputus karena gumpalan darah, endapan plak atau karena pecahnya pembuluh darah otak sehingga sel-sel otak mengalami kekurangan oksigen serta energi dan menyebabkan kerusakan otak permanen yang berakibat kecacatan-kematian dini.

Faktor risiko 
  1. Faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi : Umur, Jenis kelamin, Riwayat keluarga
  2. Faktor risiko yang dapat dimodifikasi :
  • Hipertensi
  • Diabetes melitus
  • Dislipidemia (metabolisme lemaktidak normal yang ditandai dengan gangguan pada satu atau lebih fraksi lemak darah terukur) Obesitas/kegemukan
  • Kurangaktivitasfisik
  • Pola makan tinggi lemak dan rendah serat
  • Merokok
  • Konsumsi minuman beralkohol
  • Stres
Gejala dan Tanda
  • Alat penilaian Serangan Stroke "SEGERA" yaitu:
  • Senyum yang tidak simetris
  • Gerak anggota tubuh yang melemah atau tidak dapat digerakkan secara tiba-tiba
  • Suara yang pelo, parau, atau menghilang
Pertolongan pertama
  • Secepatnya bawa ke puskesmas/rumah sa kit terdekat
  • Pengobatan sesegeranya dapat menyelamatkan nyawa atau meningkatkan kesempatan untuk pulih sepenuhnya
Pencegahan
Mengurangi dan memodifikasi faktor risiko dengan:
•    Tidak merokok
•    Olahraga/aktifitas fisik teratur
•    Pola makan sehat dan seimbang
•    Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin

HIPERTENSI
Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah secara menetap >140/90 mmHg.

Faktor Risiko
  1. Keturunan.
  2. Gaya hidup yang tidaksehat :
  • Diet yang tidak sehat (kurang buah dan sayuran, tinggi lemak jenuh, tinggi kolesterol, tinggi garam dan gula)
  • Kurang aktivitasfisik/olah raga,
  • Kegemukan (obesitas)
  • Alkohol
  • Stress
  • Merokok
     3. Sekitar 5 -10% penderita hipertensi berhubungan dengan penyakit ginjal, 1-2% berhubungan
         dengan  kelainan hormonal atau pemakaian obattertentu (misalnya pil KB).

Gejala dan Tanda
Seringkali hipertensi terjadi tanpa gejala, sehingga penderita tidak merasa sakit. Pada umumnya sebagai berikut;
  1. Sakit kepala
  2. Kelelahan
  3. Mual dan muntah
  4. Sesak napas
  5. Napas pendek (terengah-engah)
  6. Pandangan menjadi kabur
  7. Mata berkunang-kunang
  8. Mudah marah
  9. Telinga berdengung
  10. Sulit tidur
  11. Rasa berat di tengkuk
Jika mengalami tanda-tanda di atas sarankan penyandang hipertensi agar :
  1. Hentikan kegiatan terutama bila sedang mengemudi
  2. Minta pertolongan orang terdekat atau hubungi tenaga kesehatan terdekat
  3. Jika memungkinkan kunjungi pelayanan kesehatan terdekat
Pertolongan pertama
  • Secepatnya bawa ke puskesmas/rumah sakitterdekat
  • Pengobatan sesegeranya dapat menyelamatkan nyawa atau meningkatkan kesempatan untuk pulih sepenuhnya
Pencegahan
Mengurangi dan memodifikasi faktor risiko dengan:
  1. Tidak merokok
  2. Olahraga/aktifitas fisikteratur
  3. Pola makan sehat dan seimbang
  4. Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin

Sumber: Buku Pintar Kader Posbindu PTM Kementerian Kesehatan RI, tahun 2015.

Berlangganan Artikel Kesmas Disini

 
berita unik