Dampak Heroin

Written By Lencir Kuning on Tuesday, October 13, 2015 | 8:47 PM

Dampak Ketergantungan Heroin

Menurut Undang - Undang No.22 tahun 1997 tentang Narkotika, heroin merupakan Narkotika golongan I sama dengan kokain dn ganja. Heroin atau diasetilmorfin adalah obat semi sintetik dengan kerja analgetis yang 2 kali lebih kuat tetapi mengakibatkan adiksi yang cepat dan hebat sekali sehingga tidak digunakan dalam terapi, tetapi sangat disukai oleh penyalahguna NAPZA.

Resorpsinya dari usus dan selaput lendir baik dan di dalam darah, heroin dideasetilasi menjadi 6-monoasetilmorfin dan menjadi morfin. Pertama kali ditemukan digunakan untuk penekan dan melegakan batuk (antitusif) dan penghilang rasa sakit, menakan aktifitas depresi dalam sistem saraf, melegakan nafas dan jantung, juga membesarkan pembuluh darah dan memberikan kehangatan serta melancarkan pencernaan. Akibat pemakaian heroin selain ketergantungan fisik dan psikis seperti narkotika lain, juga dapat menyebabkan : euphoria, badan terasa sakit, mual dan muntah, mengantuk, konstipasi, kejang saluran empedu, sukar buang air kecil, kegagalan pernafasan, dan dapat menimbulkan kematian.

Untuk itu hendaknya para orang tua sedini mungkin dapat menjelaskan kepada anak - anaknya tentang pengaruh heroin terhadap kesehatan agar anak - anak tersebut dapat menghindari pemakaian kekoin yang sangat merugikan bagi kesehatan mereka.

Berlangganan Artikel Kesmas Disini

 
berita unik