Paradigma Kesehatan Lingkungan

Written By Lencir Kuning on Monday, November 30, 2015 | 5:01 PM

Konsep dasar paradigma kesehatan lingkungan adalah, bahwa terjadinya derajat status kesehatan karena interaksi antara agen, pejamu dan lingkungan
  1. Interaksi agen dan lingkungan: Ketahanan bakteri terhadap sinar matahari Stabilitas vitamin di dalam lemari pendingin
  2. Interaksi agen dan pejamu: Timbulnya gejala dan tanda penyakit
  3. Interaksi pejamu dan lingkungan: Ketersediaan fasilitas kesehatan Kebiasaan penyiapan makanan Keadaan ruangan (panas, dingin)
Pemahaman ekosistim manusia adalah proses kejadian penyakit atau patogenesis penyakit. Patogenesis penyakit dipelajari oleh bidang kesehatan yang dikenal sebagai kesehatan lingkungan. komponen lingkungan yang memiliki potensi bahaya penyakit. Ilmu kesehatan lingkungan mempelajari hubungan interaktif antara komponen lingkungan yang memiliki potensi bahaya penyakit dengan berbagai variabel kependudukan seperti perilaku, pendidikan, dan umur.

Sumber penyakit adalah titik yang secara konstan mengeluarkan atau meng ”emisikan” agents penyakit. Agents penyakit adalah komponen lingkungan yang dapat menimbulkan gangguan penyakit melalui kontak secara langsung atau melaluimedia perantara (yang juga komponen lingkungan).

Media Transmisi Tenyakit

  1. Udara
  2. Air
  3. Tanah/Pangan
  4. Binatang/serangga
  5. Manusia/langsung
Media transmisi tidak akan memiliki potensi penyakit kalau didalamnya tidakmengandung bibit penyakit atau agent penyakit.

Perilaku Pemajanan (Behavioural Exposure)
Perilaku pemajanan adalah jumlah kontak antara manusia dengan komponen lingkungan yang mengandung potensi bahaya penyakit. Agent penyakit dengan atau tanpamenumpang komponen lingkungan lain, masuk kedalam tubuh melalui satu proses yang kita kenal sebagai proses ”hubungan interaktif”. Hubungan interaktif antara komponen lingkungan dengan penduduk berikut perilakunya, dapat diukur dalam konsep yang disebut sebagai perilaku pemajanan atau “behavioural exposure”.

Penyakit
Penyakit merupakan “out come” hubungan interaktif antara penduduk dengan lingkungan yang memiliki potensi bahaya gangguan kesehatan. Bisa kelainan bentuk, kelainan fungsi, kelainan genetik, sebagai hasil interaksi dengan lingkungan, baik lingkungan fisik maupun sosial.

Berlangganan Artikel Kesmas Disini

 
berita unik